Cara Jitu Merawat Burung Kacer Jadi Juara


Burung kacer merupakan salah satu jenis burung yang banyak peminatnya. Ini karena kicauannya indah, warna bulu yang kontras dan perawatan mudah. Namun ada satu masalah yang sering timbul, yaitu: mbedhesi / mbagong / kuda laut.

 Cara Merawat Burung Kacer


Berikut tips2 untuk mengatasinya.

Mbagong / mbedhesi / nangkur / kuda laut dll itu istilah untuk satu jenis penyakit kacer. Kacer membentuk seperti kuda laut, bulu berdiri (merinding) disertai bunyi “ter… Ter…ter…” biasanya sifat ini akan muncul jika kacer melihat lawan, dengar suara burung lain, dsb.

Kebanyakan kacer bagong dan itu tidak dapat dipungkiri karena itu bawaan dari alam. Berani jamin dah burung kacer yang bagus-bagus di lapangan lomba sepintas emang tidak bagong tapi coba ihat sehari-harinya mesti dia akan sempat bagong, cuman yang terpenting adalah perawatan dan penguncian di lapangan yang harus ekstra ketat.

Burung kacer bagong ada berbagai penyebabnya:

* Segi bawaan : Ada burung dari segi bawaan emang sudah sering bagong, jadi burung ini sudah tidak ada harapan untuk lomba atau untuk dipoles lagi, karena akan menuai hasil tidak bagus. Saran jual saja ke pasar.

* Segi perawatan: Apakah sudah benar perawatannya, misalnya mandi, jemur plus ekstra fooding. Kebanyakan kacer bagong karena perawatan salah. Kacer burung yang suka panas maka pemberian pakan seperti kroto itu sedikit saja, kalo tidak selang waktu 2 hari. Ini bertujuan meredam hawa birahi yang berlebihan karena sifat dari burung kacer adalah fighter. Diharapkan pemberian kroto selang 2 hari ini agar burung tetap fit di lapangan alias tidak gembos di tengah jalan. Saran, burung kacer lebih baik di beri makan jangkrik aja sekitar 10 sampai 20 sehari karena di dalam tubuh jangkrik itu bersifat dingin dan lebih berpotensi menjernihkan suara plus power.

Pembutian burung kebanyakan ekstra kroto atau jangkrik perbedaannya. Burung banyak makan kroto lebih birahi dan kebanyakan bagong. Kalo burung makan jangkrik power kuat dan burung diem diplangkringan alias anteng tapi kerja dan tidak gembos.

Masalah mandi cukup sehari sekali karena kalau burung kebanyakan mandi akan mengundang birahi dan bagong dan burung sering “didis” (merawat bulunya) sewaktu kita jemur.

Menjemur burung kacer
Dijemur lama tidak apa-apa karena bertujuan untuk membentuk badan dan melatih nafas agar tidak mudah terserang penyakit. Untuk maksimal penjemuran sekitar 3 jam. Dengan alasan burung jadi itu tidak usah lama-lama dijemur karena nanti kalo lagi dilapangan akan cepat habis tenaganya,  maka burung banyak kerodong saja agar istirahat agar nanti fit dilapangan.

Cara mengatasi kacer mbagong

Cara mengatasi kacer mbagong / mbedhesi / kuda laut dengan prinsip seperti temen saya juga bilang “kurangi rasa birahi”, yaitu dengan:

1. Kurangi / hilangkan sementara pemberian extra-fooding, alias beri makanan sehari-hari dengan voor saja.

2. Perbanyak jam gantung diterik matahari dan tunggu jangan sampai lemes (entar mati…kasihan khan..)

3. Kurangi mandi, kalau perlu seminggu sekali enggak apa-apa.

4. Tambahkan tetes vitamin di air minum (sesuai aturan dikemasan)

5. Setelah bagong hilang baru kita kasih ef-nya sedikit-sedikit, jangan terlalu banyak bisa cepet kambuh lagi.

Kacer mbagong itu ada yang gampang sembuh ada pula sulit untuk disembuhkan, coba tempel sesama kacer sudah jalan lagi sampai akhir tanpa mbagong.

Kesimpulan, kalau kacer dasarnya tidak mbagong kita pulihkan dengan memperbaiki mentalnya. Menjauhkan burung lain yang dia takut dan buat kacer senyaman mungkin untuk perawatan harian hal in akan membuat pulih lebih cepat. Lain hal bila kacer kita sudah mbagong dari bawaanya sulit disembuhkan.

Tips Agar Kacer Tidak Gampang Mbagong

Ciri-ciri kacer tidak gampang mbagong ; burung lincah, kesit (tidak jinak) dan tidak perlu dimainkan dengan tangan untuk perawatan supaya tidak kolokan.

Sebaiknya perawatan burung itu jangan terlalu berlebih, atur saja dalam kondisi :

1. Kondisi Harian:
Kalau burung suka diberi makan jangkrik 10 pagi 10 sore, ya kalau sudah kebiasaan demikian tidak perlu di ubah.

2. Kondisi Lomba:
Kondisi ini burung harus betul-betul prima dilapangan. maka biasanya burung diberi jangkrik 10 ekor 2 kali sehari maka menu diubah menjadi 2 kal lipat menjadi 20 pagi 20 sore dan harus ditambah 5 biji sebelum turun ke lapangan kontes. Iitu akan membuat burung jadi kenceng dengan catatan dalam kondisi normal perawatan dan full kerodong.

Coba juga mengatasi kacer mbangong dengan cara dikembalikan ke suasana alam agar burung kacer siap lomba kembali seperti :

1. Menjauhkan dari burung lain yang sedang gacor alias disendirikan.
2. Dimasukkan kekandang umbaran yang dibuat dasarnya langsung ketanah, kurung umbaran dibuat dari strimin, dan dibuat seperti dialam.
3. Kalau tidak mempunyai tempat umbaran cukup full kerodong saja kandangnya, walaupun dalam posisi penjemuran.
4. Tempat bak mandi diberi pasir yang sudah dicuci bersih, supaya seperti dialam kembali dengan syarat jaga kebersihan setelah dipakai mandi.
5. Selama penyembuhan jangan diberi ef cukup pur saja.
6. Dalam minuman tetap selalu diberi vitamin supaya kondisinya tetap prima.

Semua itu dilakukan selama 1 (satu) bulan, dan setelah itu baru diberikan lagi dengan cara sedikit demi sedikit sampai pada posisi maksimal selama 1 (satu) bulan dan setelah diyakini siap lomba barulah burung kacer kesayangan kita dilombakan kembali untuk merebut juara.

http://solution-u.blogspot.com/2012/04/cara-merawat-burung-kacer-jadi-juara.html

Related Posts:

6 Responses to "Cara Jitu Merawat Burung Kacer Jadi Juara"

  1. salam ngobra:master saya mau tanya kalo ditemoat saya aga jarang kroto,jadi kalo penggantinya bisa pake apa,mohon solusinya???

    ReplyDelete
  2. Anonymous23:36

    om q abdi mw tnya soal kacer q ne, lok wktu aq tes mental dgn kacer laen kok cpet x ngedrop nya and ca sbentar bnyi nya pa yg salah kira2 ya tlong bantu ya om bls

    ReplyDelete
  3. @Anonim
    Kok pake anonim ya, tapi ngak apa lah, Burung cepat ngerop setahu ane banyak faktornya seperti. Kurang baik perawatan atau kurang perhatian dari empunya atau perawatan berganti-ganti gaya, bisa juga kurang sehat, terlalu sering dilombakan, bisa juga kurang persiapan sebelum tarung

    ReplyDelete
  4. ok gan.. makasih masukannya.. ane mau coba gan..

    ReplyDelete

Kami lebih menghargai yang memberi Link balik jika mengambil sumber dari blog ini