Cara Merawat dan Memelihara Ikan Koi yang Baik

Tags

Merawat dan memelihara ikan koi yang baik suatu keharusan setiap peternak ikan. Perawatan dasar yang perlu diketahui adalah kolam yang cocok, air yang sesuai dan teknik pemberian pakan. Agar lebih jelas lihat berikut ini.

Merawat Ikan Koi

Kolam ikan koi yang cocok


Ikan koi bisa dipelihara dalam kolam semen, kolam tanah, kolam taman. Memelihara ikan koi dalam akuarium tidak dianjurkan. Karena koi membutuhkan areal berenang luas dan dalam. Selain itu, keindahan koi terletak pada punggung yang berwarna-warni. Kalau dipelihara dalam akuarium keelokan tubuh dan warna tidak terlihat maksimal.

Ukuran kolam koi dianjurkan minimal  1,5m x 2m, dalaman 80-50cm. Jika kolam terlalu dangkal badan ikan akan terus-menerus kena sinar matahari. Terlalu banyak kena sinar matahari dapat merubah warna tubuh koi jadi pucat dan pertumbuhan terhambat.

Perlu diperhatikan jarak air ke bibir kolam minimal 25cm ini berguna untuk mencegah koi melompat ke daratan. Kolam harus dilengkapi saluran pembuangan di bagian bawah. Di bagian atas kolam dipasang pipa untuk menyalurkan air bersih yang telah diendapkan.

Air untuk ikan koi yang baik


Filter empat lapis perlu dipasang untuk menjaga kebersihan dan kelancaran pasokan air. Filter empat lapis adalah

- Filter pertama terdiri dari kerikil, pasir, dan ijuk berfungsi menyaring sampah dan lumpur yang mengotori kolam.
- Filter kedua berupa karbon zeolit berfungsi menghilangkan racun, bau tak sedap, dan membunuh bibit penyakit.
- Filter ketiga berupa pestisida yang tak mematikan bakteri pengurai yang berperan dalam proses membersihkan air kolam.
-Filter keempat berupa tanaman atau batuan yang dapat mengikat kotoran.

Derajat keasaman (pH) air yang cocok untuk pertumbuhan koi adalah 6,5-8,5. Untuk menjaga sirkulasi air bisa dipasang pompa yang mampu menyalurkan air sebanyak 25 liter per menit. Dengan cara ini, air kolam tak perlu sering dibersihkan, tapi perlu membersihkan filter dan bak filter. Caranya, semprot filter dengan air bersih sekitar 5-10 menit.

Bila menggunakan penyaring ini, sebaiknya penggantian air lakukan dua minggu sekali. Tujuannya untuk membuang zat-zat racun dari sisa-sisa makanan yang terurai menjadi nitrit berbahaya bagi kesehatan ikan.

Cara pemberian pakan ikan koi


Pakan berfungsi untuk membentuk tubuh ideal dan mencemerlangkan warna pada ikan koi, juga sebagai media perantara untuk mengobati ikan koi yang sakit. Jenis pakan yang diberikan bisa berupa pakan alami atau pakan buatan. Pakan tersebut mengandung gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan ikan koi. Pakan sebaiknya diberikan dua kali sehari, pagi dan sore agar kebutuhan gizi ikan terpenuhi.

Jenis pakan yang digunakan untuk memacu pertumbuhan ikan koi agar tubuh ideal adalah wheat germ. Pakan terbuat dari bahan yang mengandung protein tinggi seperti, gandum, tepung udang, tepung ikan, dan bungkil kacang kedelai.

Kandungan protein sekitar 32%. Selain itu wheat germ juga mengandung vitamin A,D,E,K,B2,B6,B12, niasin, vitamin C dan unsur-unsur mineral lain seperti kalsium, choline chloride, panthetonate, trace mineral, dan antioksidan.

Sementara, pakan untuk mencemerlangkan / mempertajam warna koi adalah pakan mengandung zat karoten. Zat tersebut dapat merangsang munculnya warna pada ikan koi. Secara alami di dalam tubuh ikan koi terdapat zat karoten berupa antaxanthin menghasilkan warna merah, dan lutein menciptakan warna kuning kehijauan.

Pakan ikan koi yang mengandung zat karoten diantaranya; wortel, alga atau ganggang Spirullina, dan Chlorella, semangka, sawi, kubis dan cabai hijau. Sedangkan pakan dari hewan bisa diberikan kepiting, udang, krill, trout, salmon, kutu air, jentik nyamuk, cacing rambut, dan cacing darah. menurut sumber peluangusaha-oke(dot)com

Dengan cara memelihara ikan koi yang baik yaitu dengan memperhatikan kolam ikan yang cocok, kualitas air dan pemberian pakan yang tepat.

Artikel Terkait